Minggu, 11 Oktober 2009

Sistem Reproduksi


Di habitat aslinya, lobster mulai kawin setelah berumur 1 tahun. Perkawinan biasanya terjadi pada awal musim penghujan. Lobster akan mencari pasangan dalam bentuk kelompok pada malam hari. Setelah menemukan pasangan biasanya mereka akan melakukan percumbuan sebelum kawin. Setelah sekira 10 hari, telur yang sudah dibuahi oleh jantan akan tampak melekat dibagian bawah perut lobster betina. Telur-telur tersebut melekat sampai menetas setelah 1,5 bulan sejak dibuahi. Benih lobster yang baru menetas akan terus berada di perut induknya hingga 4 - 5 hari, baru kemudian terlepas dan hidup terpisah dengan induknya.

Pembenihan

Tahap pembenihan meliputi pemilihan induk, pemeliharaan induk, perkawinan induk, pemindahan induk yang sudah bertelur, penetasan telur, perawatan benih dan pemindahan benih kewadah pembesaran. Pemindahaan benih ke wadah pembesaran dilakukan ketika umur benih mencapai 1 - 1,5 bulan. Jika budi daya telah dilakukan beberapa putaran, pada umur ini sebenarnya sebagaian benih lobster air tawar juga dapat dijual sebagai benih bagi peternak lain.
Tujuan utama dari pembudidayaan Lobster Air Tawar adalah untuk memperbanyak lobster yang telah ada dengan memperhatikan 2 aspek. Aspek pertama adalah kuantitas, yakni menghasilkan lobster dalam jumlah yang sebanyak-banyaknya. Aspek kedua adalah menghasilkan lobster yang berkualitas. Kualitas induk sangat mempengaruhi kualitas anakan yang akan dihasilkan.